Senin, 15 Juli 2013

Kandungan Daging Kelinci

Kaya Senyawa Aktif

Sebelum membedah apa saja manfaat daging kelinci, penting untuk mengetahui komponen senyawa yang tersimpan di dalam dagingnya. Secara umum, daging kelinci tersusun atas serat halus yang rasanya cukup lezat. Sementara itu kandungan airnya sebanyak 67,6%. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang daging ayam. Lemak pada daging kelinci sebanyak 75 gram per kilogram-nya dan kabar baiknya, lemak ini didominasi oleh lemak tek jenuh yang sangat baik bagi tubuh Anda. kandungan lain dari daging kelinci adalah protein. Jumlah proteinnya paling tinggi di banding ayam, dan daging merah. Selain itu, protein ini diserap tubuh secara sempurna. Kolesterol pada daging kelinci sebesar 1,39 miligram per kilogram dan natriumnya Cuma 399 miligram per kilogram-nya.

Mencermati kandungan senyawanya yang kompleks, sangat wajar jika manfaat daging kelinci cukup baik bagi tubuh. Manfaat paling utama adalah sumber protein yang baik bagi tubuh Anda. Karena itu, ia sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang tumbuh sebab pasokan proteinnya akan memaksimalkan pertumbuhan mereka. Daging kelinci juga sangat baik bagi lansia untuk memelihara kesehatan mereka. Manfaat daging kelinci lainnya adalah untuk penderita asma. Hal ini ditemukan oleh para peneliti dari Jogjakarta. Senyawa molekul yang ditemukan dalam kelinci bisa meredakan bahkan melenyapkan penyakit asma. Bagian yang paling berkhasiat adalah organ hati kelinci. Cara terbaik untuk mengolahnya adalah dengan cara direbus. Hal ini akan mempertahankan kandungan gizi dari hati tersebut.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar